Yogyakarta, 28 September 2025 – Qur’an Learning Center (QLC) Yogyakarta kembali melahirkan puluhan penghafal Al-Qur’an melalui program unggulan Executive Tahfizh 28 Hari Hafal Qur’an. Pada Minggu (28/9), sebanyak 35 santri yang terdiri dari 18 peserta offline dan 17 peserta online resmi diwisuda setelah menuntaskan program intensif yang berlangsung sejak 1 September 2025.

Acara wisuda yang digelar di aula utama QLC Yogyakarta berlangsung khidmat, penuh syukur, dan haru. Para santri menampilkan hafalan terbaiknya, disaksikan langsung oleh keluarga, muhaffizh, serta tamu undangan.

Pesan Ustadz Yadi Iryadi

Dalam tausiyah wisuda, Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd., Al-Hafizh selaku founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an dan pimpinan QLC Yogyakarta menyampaikan pesan penting.

“Hafalan Qur’an bukan garis akhir. Ada tiga hal yang harus dicari setelah wisuda: mencari guru lagi untuk memperdalam ilmu, mencari partner muraja’ah agar hafalan tetap terjaga, dan mencari murid untuk diajarkan agar keberkahan terus mengalir,” ujar beliau.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa wisuda hanyalah awal dari perjalanan panjang bersama Al-Qur’an.

Testimoni Peserta

Kesan mendalam juga disampaikan para santri. Fachriandra Anugrah Ramadhan mengaku merasakan manfaat luar biasa dari pembiasaan tadabbur terjemah.

“Menghafal Al-Qur’an dengan tadabbur terjemah membuat hafalan lebih cepat melekat dan menghadirkan makna yang menghidupkan hati. Setiap ayat terasa berbicara langsung kepada diri saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kuni Maura Ahna, yang berhasil menuntaskan 30 juz penuh, menuturkan perjuangannya beradaptasi dengan disiplin ketat program.

“Awalnya berat dengan jadwal yang padat. Namun ternyata Allah SWT memberikan kemudahan, hingga akhirnya saya bisa menuntaskan hafalan dengan nikmat. Semua ini adalah karunia Allah,” ujarnya haru.

Peserta dari Berbagai Latar Belakang

Wisuda kali ini diikuti peserta dari beragam usia dan profesi, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja profesional, hingga ibu rumah tangga. Mereka mengikuti berbagai jalur program QLC, antara lain tahsin, terjemah, tahfizh, dan mutqin. Filosofi QLC dan visi jelas: “Siapa pun bisa belajar Qur’an untuk mencapai Hayatan Thayyibah.”

Momentum yang Mengubah

Selain hafalan, banyak santri mengaku merasakan perubahan dalam kedisiplinan, manajemen waktu, dan ketenangan hati. Orang tua yang hadir pun menitikkan air mata haru, bangga menyaksikan putra-putrinya berhasil menjadi bagian dari generasi Qur’ani.

Informasi Program

QLC Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang mudah, menyenangkan, dan menghidupkan. Program unggulan yang ditawarkan meliputi Executive Tahfizh 28 Hari, Tahsin Intensif, Kelas Terjemah Al-Qur’an, Program Mutqin, Program Terapi dengan ayat Al-Qur’an, Workshop Qur’an Isyarat, hingga Training of Trainer (TOT).

Informasi lengkap mengenai program dapat diakses melalui website resmi www.executivetahfizh.com atau layanan WhatsApp +62 812-2400-3100.

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri