Hari Ketika Tidak Ada Perlindungan Selain-Nya
Kondisi Padang Mahsyar digambarkan sangat mengerikan. Matahari didekatkan, keringat menenggelamkan manusia, dan tidak ada satu pun ikatan darah yang dapat saling menyelamatkan. Pada saat yang kritis inilah, syafaat menghafal alquran di hari kiamat bagi seorang muslim akan datang menjadi penyejuk dan pembela utama. Al-Quran akan menjelma menyerupai makhluk yang berwibawa untuk memberikan kesaksian di hadapan Mahkamah Allah atas orang yang rajin membacanya di dunia.
Para ulama menjelaskan bahwa syafaat Al-Quran adalah syafaat yang tidak akan pernah ditolak oleh Allah. Barangsiapa menjadikan Al-Quran di depan sebagai imamnya, ia akan menuntunnya ke surga. Namun barangsiapa membuang Al-Quran ke belakang punggungnya (melupakannya), maka Al-Quran akan menyeretnya masuk ke dalam api neraka.
Pembelaan Khusus dari Surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran
Rasulullah secara spesifik menyebutkan bahwa surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran (yang sering disebut sebagai Az-Zahrawain atau Dua Cahaya) akan datang pada hari kiamat laksana dua tumpukan awan atau dua kawanan burung yang membentangkan sayapnya. Mereka berdua akan berdebat membela orang-orang yang rajin membacanya dan mengamalkan hukum-hukumnya ketika di dunia.
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para sahabatnya (pembacanya).” (HR. Muslim)
Bagi orang-orang yang sering begadang di malam hari mengulang-ulang hafalan Al-Baqarah, lelah mereka akan terbayar lunas ketika awan pelindung tersebut menaungi mereka dari panasnya matahari Mahsyar yang menyengat. Inilah asuransi kehidupan akhirat yang paling terjamin kebenarannya.
Al-Quran Menjadi Peneman di Alam Kubur
Sebelum hari kiamat tiba, syafaat Al-Quran sudah mulai bekerja semenjak seseorang diletakkan di dalam liang lahad. Ketika keluarga dan teman telah berbalik pulang, seseorang akan ditinggalkan sendirian dalam kegelapan. Saat itulah, hafalan Al-Quran yang mutqin akan datang menyerupai pemuda yang berwajah tampan dan wangi, mengusir rasa takut, dan menjadi penerang kubur hingga hari berbangkit.
Jangan biarkan waktu berharga di dunia ini berlalu tanpa menabung syafaat. Segera ambil tindakan nyata dengan bergabung di Executive Tahfizh pendaftaran tahfizh Al-Quran agar Anda mendapat bimbingan intensif dalam mengumpulkan bekal terbaik untuk perjalanan setelah kematian.
Puasa dan Al-Quran Akan Berkata kepada Allah
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa amalan puasa dan Al-Quran akan menghadap Allah memohon syafaat. Puasa berkata: Wahai Rabbku, aku telah mencegahnya dari makan dan syahwat di siang hari. Sedangkan Al-Quran berkata: Wahai Rabbku, aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari. Maka berikanlah hak syafaat kepada kami berdua untuknya.
Dialog agung di pengadilan langit ini menunjukkan betapa istimewanya kedudukan orang yang menjaga lisannya dengan ayat-ayat Allah. Kesulitan menghafal yang kita rasakan hari ini tidak ada seujung kuku pun dibandingkan dengan keselamatan abadi yang akan kita panen kelak.
Penutup
Berjuanglah menjaga hafalan agar ia menjadi pembela saat semua orang terdiam. Ya Allah, jadikanlah Al-Quran sebagai penolong kami di Padang Mahsyar kelak.
Daftar Pustaka:
Al-Mundziri, ‘Abd al-‘Azim. At-Targhib wa at-Tarhib. Di-tahqiq oleh Ibrahim Syamsuddin. Juz 2. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1997.
\n\n
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

