Tidak Punya Waktu? Program Weekend Ini Jawabannya

Anda ingin menghafal Al-Quran tapi tidak mungkin meninggalkan pekerjaan selama sebulan? Ribuan profesional di Indonesia menghadapi dilema yang sama: ingin dekat dengan Al-Quran, tapi tanggung jawab kerja tidak bisa ditinggal.

Executive Tahfizh Yogyakarta menghadirkan solusi: Program Tahfizh Akhir Pekan — dirancang khusus untuk mereka yang hanya punya waktu Sabtu dan Minggu.

فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5)

Bagaimana Program Tahfizh Weekend Bekerja?

Program ini menggabungkan 8 sesi tatap muka (Sabtu) dengan pendampingan online harian:

Fase 1: 8 Sesi Tatap Muka (2 Bulan, Setiap Sabtu)

SesiMateriTarget
1-2Tahsin dasar + pengenalan Metode YadainPerbaiki makhraj & tajwid
3-4Hafalan Juz 30 (An-Naba s.d. An-Naziat)2 surah pendek
5-6Hafalan Juz 30 (Abasa s.d. Al-Muthaffifin)4 surah lanjutan
7-8Murajaah + Tasmi’ + SertifikasiPemantapan & ujian

Fase 2: Pendampingan Online (Hari Kerja)

  • Setoran hafalan via WhatsApp/Voice Note setiap hari (15 menit)
  • Grup motivasi dengan sesama peserta
  • Laporan progress mingguan ke Muhaffizh

Total durasi: 2 bulan | Total jam tatap muka: 32 jam (8 Sabtu × 4 jam) | Lokasi: Executive Tahfizh QLC Yogyakarta

Kenapa Program Weekend Ini Berbeda?

Banyak yang skeptis: “Masa bisa hafal Quran cuma Sabtu-Minggu?” Jawabannya: bisa, karena metodenya berbeda.

  1. Visualisasi Ayat — otak memproses gambar 60.000× lebih cepat dari teks
  2. Jari Al-Quran — gerakan tangan mengunci hafalan di memori kinestetik
  3. Microlearning Harian — 15 menit setoran per hari jauh lebih efektif daripada 3 jam seminggu sekali

Siapa yang Cocok?

✅ Karyawan kantoran — tidak perlu cuti
✅ Pengusaha/pebisnis — Sabtu tetap bisa urus bisnis pagi, tahfizh siang
✅ Guru/dosen — jadwal fleksibel di akhir pekan
✅ Mahasiswa — tidak bentrok dengan jadwal kuliah
✅ Orang tua — bisa atur jadwal dengan pasangan bergantian

Dari Weekend ke Karantina 28 Hari — Jalur Akselerasi

Program Weekend juga bisa menjadi batu loncatan ke program yang lebih intensif. Setelah menyelesaikan 8 sesi, peserta bisa melanjutkan ke Program Karantina 28 Hari dengan diskon khusus untuk alumni Weekend.

“Saya tadinya ragu — mana bisa hafal Quran cuma Sabtu? Ternyata 2 bulan kemudian saya sudah hafal Juz 30 dan lancar murajaah. Sekarang lanjut karantina 28 hari buat nambah hafalan.” — Rian, IT Consultant, 34 tahun

Biaya & Pendaftaran

Biaya terjangkau — lebih ringan dari program karantina penuh, bisa dicicil 2× selama program berjalan. Sudah termasuk: modul, bimbingan Muhaffizh, grup online, sertifikat.

📞 Konsultasi & Info Biaya:WA: 0812-2400-3100

👉 Formulir Pendaftaran

Artikel Terkait:

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri