Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي كَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفًا رَحِيمًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

“Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan keberkahan dalam makan sahur. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad yang sangat penyantun dan penyayang kepada orang-orang beriman, serta kepada keluarga dan para sahabatnya sekalian.”

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan kita kesempatan untuk kembali mereguk manisnya ibadah di bulan Ramadhan. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang setiap detiknya adalah teladan, termasuk dalam urusan makan sahur yang seringkali kita anggap remeh.

Sahur: Bukan Sekadar Pengganjal Perut

Hadirin yang dimuliakan Allah, banyak di antara kita yang merasa berat untuk bangun di sepertiga malam terakhir. Terkadang, kita memilih untuk tidur terus dan melewatkan sahur karena merasa masih kenyang atau malas. Padahal, secara spiritualitas dan kesehatan, sahur adalah rahasia kekuatan seorang mukmin dalam menjalankan puasa.

Rasulullah SAW memberikan penekanan yang sangat kuat mengenai hal ini melalui sebuah hadis sahih:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kata “Berkah” dalam hadis ini bermakna Ziyadatul Khair atau bertambahnya kebaikan. Berkah sahur mencakup kekuatan fisik untuk beribadah di siang hari, pahala karena mengikuti sunnah, hingga kesempatan untuk beristighfar di waktu yang paling mustajab.

Keutamaan Langit: Shalawat Malaikat di Waktu Sahur

Tahukah Anda bahwa saat kita sedang menyuap nasi di waktu sahur, penduduk langit sedang mendoakan kita? Ini adalah keutamaan luar biasa yang jarang disadari. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad)

Bayangkan, sementara dunia sedang terlelap, Allah SWT memberikan rahmat-Nya dan malaikat memohonkan ampunan bagi mereka yang bangun untuk sahur. Inilah mengapa sahur menjadi pembeda utama antara puasa umat Islam dengan puasa ahli kitab (Yahudi dan Nasrani).

Kisah Inspiratif: Sahur yang Bersahaja namun Bermakna

Dikisahkan dalam riwayat, Rasulullah SAW pernah mengajak sahabatnya untuk makan sahur dengan menyebutnya sebagai “makanan penuh berkah”. Beliau tidak menuntut hidangan yang mewah. Bahkan, beliau bersabda bahwa sahur itu bisa tercapai meski hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma.

Ini mengajarkan kepada kita bahwa nilai sahur bukan pada kuantitas makanannya, melainkan pada ketaatan kita bangun di waktu sahur. Waktu sahur adalah waktu turunnya Allah ke langit dunia (waktu sepertiga malam), di mana doa-doa dikabulkan dan dosa-dosa diampuni. Para sahabat Nabi memanfaatkan waktu sahur bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk memperlama bacaan Al-Qur’an dan shalat malam.

Panduan Adab Sahur Sesuai Sunnah

Agar sahur kita mendapatkan skor “pahala” yang maksimal, perhatikan adab-adab berikut:

  1. Mengakhirkan Sahur: Sunnahnya adalah makan sahur mendekati waktu fajar (Imsak), bukan di tengah malam.
  2. Makan Secukupnya: Jangan berlebihan agar tidak mengantuk saat shalat Shubuh dan beraktivitas.
  3. Berniat Ibadah: Niatkan sahur untuk memberi kekuatan fisik dalam beribadah kepada Allah.
  4. Banyak Beristighfar: Allah memuji orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur (Al-Mustaghfirina bil ashar).

Allah SWT berfirman mengenai hamba-hamba-Nya yang bertaubat:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyat: 18)

Kesimpulan

Makan sahur adalah paket lengkap antara nutrisi fisik dan nutrisi ruhani. Jangan biarkan rasa kantuk mengalahkan kesempatan Anda untuk mendapatkan shalawat malaikat dan keberkahan dari Allah. Meskipun hanya dengan sebutir kurma dan segelas air, bangunlah dan raihlah berkah di dalamnya.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ وَأَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ وَسُحُورِهِ

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Ramadhan dan tolonglah kami dalam menjalankan puasa, shalat malam, dan makan sahurnya.”

Semoga ceramah singkat ini bermanfaat dan memotivasi kita untuk lebih menghidupkan waktu sahur. Mohon maaf atas segala kekurangan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.

Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an

Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta

Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

Flyer Program Karantina Tahfidz Quran Jogja
author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,