Kehidupan seorang mukmin tidak akan pernah lepas dari mengingat Sang Pencipta. Setiap hembusan napas dan detak jantung adalah karunia yang patut disyukuri. Salah satu cara terbaik untuk mensyukuri nikmat tersebut adalah dengan merutinkan dzikir pagi dan sore. Amalan ini bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan nutrisi batin yang menguatkan keimanan dan melindungi jiwa dari berbagai keburukan.
Allah Yang Maha Agung telah memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk senantiasa membasahi lisan dengan dzikir. Perintah ini turun agar manusia tidak terjerumus ke dalam kelalaian yang membinasakan. Dzikir adalah tali penghubung yang kuat antara seorang hamba dengan Rabb-nya, menjadikan hati tenang di tengah badai ujian kehidupan dunia.
Membaca dzikir pada pergantian waktu dari malam ke siang, dan dari siang ke malam, memiliki keistimewaan yang luar biasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits shahih riwayat Bukhari, “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.” Hadits ini menegaskan bahwa jiwa yang kosong dari dzikir hakikatnya adalah jiwa yang gersang dan mati.
Para ulama terdahulu (salafush shalih) sangat menjaga amalan ini. Dikisahkan dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, setiap kali selesai shalat Subuh, beliau selalu duduk berdzikir mengingat Allah hingga matahari meninggi. Beliau pernah berkata kepada muridnya, “Ini adalah sarapanku. Jika aku tidak menyantap sarapanku ini, niscaya kekuatanku akan hilang.” Begitulah keteguhan para ulama dalam menjaga dzikir; mereka menjadikannya sebagai asupan utama sebelum menjalani aktivitas duniawi.
Dari seluruh kalimat dzikir yang ada, membaca dan memuliakan Al-Quran adalah bentuk dzikir yang paling utama. Kalamullah adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan. Setiap huruf yang dibaca akan mendatangkan sepuluh kebaikan, menenangkan pikiran, dan kelak akan datang sebagai pemberi syafaat pada hari kiamat.
Mempelajari, menghafal, dan mengamalkan isi Al-Quran adalah tujuan mulia yang harus diupayakan oleh setiap Muslim. Bagi Anda yang memiliki tekad kuat untuk menjaga kalam-Nya di dalam dada, mulailah melangkah sekarang. Silakan ikuti Executive Tahfizh pendaftaran tahfizh Al-Quran guna mendapatkan bimbingan yang tepat dan terstruktur dalam menghafal kitab suci.
1. Membaca Surah al-Fatihah
1x
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ ٧
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.”
2. Membaca Surah al-Baqarah Ayat 1-5
1x
الۤمّۤ ۚ ١ ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ ٢ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ ٣ وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ ٤ اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ٥
“Alif Lām Mīm. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman pada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
3. Membaca Surah al-Baqarah Ayat 255-257 (Ayat Kursi dsk)
1x
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥ لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ٢٥٦ اَللّٰهُ وَلِيُّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا يُخْرِجُهُمْ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِۗ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَوْلِيَاۤؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ يُخْرِجُوْنَهُمْ مِّنَ النُّوْرِ اِلَى الظُّلُمٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ࣖ ٢٥٧
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Hidup lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur… Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman)…”
4. Membaca Surah al-Baqarah Ayat 284-286
1x
لِلّٰهِ مَا فِي السَّمٰوٰتِ وَمَا فِي الْاَرْضِۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْۤ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗفَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَآءُ ۗوَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ࣖ ٢٨٤ اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰٓىٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا ۗغُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ ࣖ ٢٨٥ لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗلَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗرَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَاْنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَاۚ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ ٢٨٦
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi… Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman… Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…”
5. Membaca Surah Al-Ikhlas
3x
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ ۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُ ۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ ۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤
“Katakanlah (Muhammad), ‘Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.'”
6. Membaca Surah Al-Falaq
3x
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَ ۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ ۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ ٥
“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan…'”
7. Membaca Surah An-Naas
3x
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۙ ١ مَلِكِ النَّاسِ ۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِ ۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۙ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ ۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ ٦
“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia…'”
8. Do’a Perlindungan dan Pujian Pagi/Petang
3x
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
“Kami berpagi hari dan berpagi hari pula kerajaan milik Allah. Segala puji bagi Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada Tuhan melainkan Dia, dan kepada-Nya tempat kembali.”
9. Do’a Peneguhan Fitrah Islam
3x
أَصْبَحْنَا (أَمْسَيْنَا) عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
“Kami berpagi hari di atas fitrah Islam, di atas kata ikhlasan, di atas agama Nabi kami; Muhammad SAW, dan di atas millah bapak kami Ibrahim yang hanif dan ia bukan termasuk golongan orang-orang yang musyrik.”
10. Do’a Kesempurnaan Nikmat
3x
اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ (أَمْسَيتُ) مِنْكَ فِي نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسِتْر فَأَتِمَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ وَعَافِيَتَكَ وَسِتْرَكَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَة
“Ya Allah, sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan-Mu itu, di dunia dan akhirat.”
11. Do’a Syukur Pagi/Petang
3x
اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ أَمْسَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ
“Ya Allah, kenikmatan yang aku atau salah seorang dari makhluk-Mu berpagi hari (bersore hari) dengannya adalah dari-Mu semata; tiada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu segala puji dan rasa syukur.”
12. Do’a Pujian Keagungan
3x
يَا رَبِّي لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيمِ سُلْطَانِكَ
“Ya Tuhanku, Segala puji bagi-Mu sebagaimana seyogyanya kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.”
13. Ikrar Keridhaan
3x
رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُولًا
“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul.”
14. Tasbih Malaikat
3x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
“Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi-Nya, sebanyak bilangan makhluk-Nya, seridha diri-Nya, setimbangan ‘arsy-Nya, dan sebanyak tinta dari kata-kata-Nya.”
15. Do’a Perlindungan Mutlak
3x
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Dengan nama Allah Yang bersama Nama-Nya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
16. Do’a Terhindar dari Kesyirikan
3x
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُه
“Ya Allah sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampunan-Mu dari apa-apa yang tidak kami ketahui.”
17. Do’a Perlindungan dari Keburukan Makhluk
3x
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa-apa yang Dia ciptakan.”
18. Do’a Terhindar dari Kelemahan & Hutang
3x
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالبُخْلِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dan dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan orang.”
19. Do’a Kesehatan Lahiriah
3x
اَللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اَللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اَللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي
“Ya Allah berikanlah kesehatan bagi badanku, bagi pendengaranku, bagi penglihatanku.”
20. Do’a Berlindung dari Kekufuran & Azab Kubur
3x
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِوَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِلاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْت
“Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran, Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur, tidak ada Ilah kecuali Engkau.”
21. Sayyidul Istighfar
3x
اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
“Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji-Mu, semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku…”
22. Istighfar
3x
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
“Aku memohon ampunan Allah Yang Tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya).”
23. Shalawat Ibrahimiyyah
10x
اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّــيْتَ عَـلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْـرَاهِيْمَ وبَارِكْ عَـلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَـلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَــلَى آلِ سَيـِّدِنَا إِبْـرَاهِيْمَ فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
“Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim…”
24. Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir
100x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar.”
25. Tahlil
10x
لاَ إلهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
“Tiada Tuhan melainkan Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”
26. Tasbih Tambahan
10x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
“Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya, sebanyak jumlah makhluk-Nya, sesuai keridhaan Diri-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan sebanyak tinta kalimat-Nya.”
27. Do’a Syukur Tambahan
10x
اللّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِـي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ، فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ
“Ya Allah, nikmat apa saja yang aku peroleh di pagi ini atau yang diperoleh oleh seseorang dari makhluk-Mu, maka dari Engkau-lah (datangnya) semata, tiada sekutu bagi-Mu…”
28. Shalawat & Ridha Sahabat
3x
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا… وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ سَادَاتِنَا أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيْ…
“Ya Allah berikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad; hamba-Mu, nabi-Mu, dan Rasul-Mu; Nabi yang ummi… Ridhailah ya Allah para pemimpin kami, Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali…”
29. Ali ‘Imran Ayat 26-27
1x
قُلِ اللّٰهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ٢٦ تُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَتُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاۤءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ ٢٧
“Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki… Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam…'”
30. Do’a Rabithah Pembuka
3x
اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا إِقْبَالُ نَهَارِكَ لَيْلِكَ وَإِدْبَارُ لَيْلِكَ نَهَارِكَ وَأَصْوَاتُ دُعَاتِكَ فَاغْفِرْلِ
“Ya Allah, sesungguhnya ini adalah siang-Mu (malam-Mu) yang telah menjelang dan (malam-Mu) siang-Mu yang tengah berlalu serta suara-suara penyeru-Mu, maka ampunilah aku.”
31. Do’a Rabithah Lengkap
3x
اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ، قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَى مَحَبَّتِكَ وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ، وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا، وَأَدِمْ وُدَّهَا، وَاهْدِهَا سُبُلَهَا وَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْا وَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ، وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِي سَبِيْلِكَ إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ. اَللَّهُمَّ أَمِيْنَ. وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمَ.
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini, telah berhimpun di atas dasar kecintaan terhadap-Mu… Oleh itu, Ya Allah, Engkau perkukuhkan ikatannya dan Engkau kekalkan kemesraan hati-hati ini…”
Semoga Allah Ta’ala senantiasa memudahkan kita merutinkan dzikir ini, menjadikan lisan kita selalu basah mengingat-Nya. Ya Allah terimalah amalan kami. Aamiin.
An-Nawawi, Abu Zakariya Yahya. Al-Adzkar. Di-tahqiq oleh Syu’aib Al-Arnauth. Beirut: Darul Fikr, 2004.
Ibn Qayyim al-Jauziyyah, Syamsuddin. Al-Wabil ash-Shayyib minal Kalim ath-Thayyib. Di-tahqiq oleh Sayyid Ibrahim. Kairo: Darul Hadits, 1999.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an