Ilmu tajwid adalah seni membaca Al-Qur’an sebagaimana diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Tapi muncul pertanyaan penting: apakah membaca Al-Qur’an dengan tajwid itu wajib? Mari kita bahas pandangan para ulama dan dasar hukumnya.

Pengertian Ilmu Tajwid

Tajwid berasal dari kata jawwada-yujawwidu yang artinya memperindah atau memperbagus. Secara istilah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari makhraj-nya dengan sifat yang melekat padanya.

Dalil dari Al-Qur’an

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

“Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil.” (QS. Al-Muzzammil: 4)

Ayat ini menjadi dasar penting bahwa membaca Al-Qur’an tidak boleh asal-asalan, tetapi harus tertib, pelan, dan tepat pengucapan hurufnya.

Hukum Membaca dengan Tajwid

Menurut jumhur ulama, hukum membaca al quran dengan ilmu tajwid adalahwajib secara syar’i bila seseorang mampu mempelajarinya, terutama untuk memperbaiki bacaan shalat. Jika tidak bisa, maka dia wajib belajar tajwid semampunya.

Penjelasan Imam Ibnu Jazari:

والأخذ بالتجويد حتم لازم، من لم يجود القرآن آثم

“Mempelajari tajwid adalah wajib. Siapa yang tidak membacakan Al-Qur’an dengan tajwid, maka ia berdosa.”

Apa Konsekuensinya Jika Tidak Menggunakan Tajwid?

Mengabaikan hukum tajwid dapat mengubah makna ayat. Kesalahan dalam bacaan bukan hanya kesalahan teknis, tetapi bisa menjadi bentuk ketidaksungguhan dalam menjaga kemurnian kalamullah. Hukum membaca Al Qur’an dengan ilmu tajwid adalah fardhu ‘ain untuk mencapai kemampuan membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Adapun dihukumi fardhu kifayah untuk pendalaman istilah-istilah teori dalam ilmu tajwid secara mendalam.

Bagaimana Belajar Tajwid dengan Benar?

Belajarlah secara talaqqi (langsung kepada guru). Di Qur’an Learning Center Yogyakarta, setiap santri diajarkan tajwid secara praktis dan langsung diterapkan dalam bacaan sehari-hari, bukan sekadar teori.

Artikel Terkait

Tentang Penulis

Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd., CH., CHt., CI., Al-Hafizh adalah pengasuh Qur’an Learning Center Yogyakarta. Ahli dalam pembelajaran tahfidz, NLP Islami, dan telah membimbing ribuan santri dalam penguasaan tajwid dan hafalan 30 juz.

Ingin Belajar Tajwid dan Menghafal Sekaligus?

📌 Program Karantina Tahfidz 28 Hari Qur’an Learning Center Yogyakarta bukan hanya menghafal, tapi juga memperbaiki bacaan dan pemahaman. Gabung sekarang dan rasakan transformasi dalam hidup Anda.

Informasi dan Pendaftaran

www.executivetahfizh.com

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri