Pendahuluan

Dzikir pagi dan petang adalah amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, menjaga hati, menenangkan jiwa, dan melindungi diri dari berbagai mara bahaya. Amalan ini sebaiknya dibaca setelah sholat Subuh hingga terbit matahari untuk dzikir pagi, dan setelah sholat Ashar hingga terbenam matahari untuk dzikir petang.

Artikel ini menyajikan dzikir pagi dan petang sesuai sunnah Rasulullah ﷺ, lengkap dengan bacaan arab, transliterasi, arti, serta keutamaannya. Semua doa ditampilkan penuh, tidak dipotong, agar pembaca bisa mengamalkannya dengan sempurna.


Dzikir Pagi Sesuai Sunnah Rasulullah ﷺ

1. Membaca Ayat Kursi

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
(QS. Al-Baqarah: 255)

Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa membaca Ayat Kursi di pagi hari, ia akan senantiasa dijaga Allah hingga sore. (HR. Thabrani)


2. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (tiga kali)

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۝ اللَّهُ الصَّمَدُ ۝ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۝ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ (QS. Al-Ikhlas)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (QS. Al-Falaq)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (QS. An-Nas)

Keutamaan: Bacaan tiga surat terakhir ini menjadi pelindung dari sihir, hasad, dan gangguan syaitan.


3. Doa Pagi yang Diajarkan Rasulullah ﷺ

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

Artinya: “Ya Allah, dengan izin-Mu kami memasuki waktu pagi, dengan izin-Mu kami memasuki waktu petang, dengan izin-Mu kami hidup, dengan izin-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami kembali.” (HR. Tirmidzi no. 3391)


4. Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakanku, aku adalah hamba-Mu. Aku dalam perjanjian dan janji-Mu sesuai kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari no. 6306)


5. Dzikir Tambahan Lain

  • Membaca La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai’in qadir sebanyak 100 kali.
  • Membaca doa perlindungan: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Dzikir Petang Sesuai Sunnah Rasulullah ﷺ

Bacaan dzikir petang sama dengan dzikir pagi, namun lafadz doa utamanya sedikit berbeda.

1. Doa Petang

اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Artinya: “Ya Allah, dengan izin-Mu kami memasuki waktu petang, dengan izin-Mu kami memasuki waktu pagi, dengan izin-Mu kami hidup, dengan izin-Mu kami mati, dan kepada-Mu tempat kembali.” (HR. Tirmidzi no. 3391)


2. Membaca Ayat Kursi dan Tiga Surat Perlindungan

Sebagaimana dzikir pagi, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas juga dibaca pada waktu petang.


3. Sayyidul Istighfar

Dibaca pada waktu petang dengan lafadz penuh sebagaimana dzikir pagi.


4. Dzikir Tambahan

  • Membaca doa perlindungan: اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ (dibaca tiga kali).
  • Membaca doa perlindungan dari segala keburukan: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang

  1. Mendapat perlindungan Allah dari siang hingga malam, dan dari malam hingga siang.
  2. Menenangkan hati dan pikiran.
  3. Menjadi sebab datangnya rezeki dan keberkahan.
  4. Menjaga diri dari gangguan syaitan dan bala.
  5. Menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ.

Penutup

Dzikir pagi dan petang adalah benteng seorang muslim. Dengan membacanya, seorang mukmin selalu berada dalam penjagaan Allah, hati menjadi tenang, hidup lebih berkah, dan iman semakin kuat.

👉 Ingin belajar dzikir harian sesuai sunnah bersama guru yang berkompeten?
Kunjungi www.executivetahfizh.com atau hubungi WhatsApp +62 812-2400-3100 untuk mengikuti Executive Tahfizh – 28 Hari Hafal Qur’an.

Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri