Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الدُّعَاءَ عِبَادَةً، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
“Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan doa sebagai ibadah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya semua.”
Hadirin yang dimuliakan Allah Subhanahu Wata’ala, salah satu anugerah terbesar bagi orang yang berpuasa adalah lisan yang dijanjikan Allah akan didengar setiap pintanya. Dzikir dan doa adalah tali penghubung yang paling kuat antara hamba yang lemah dengan Sang Khalik yang Maha Kuasa, terutama di bulan penuh ampunan ini.
Waktu Emas Doa yang Tidak Akan Ditolak
Banyak dari kita yang merasa sudah berdoa namun belum dikabulkan. Padahal, saat sedang berpuasa, kita memegang “tiket emas” kemustajaban doa. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda dalam sebuah hadis sahih:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak: Orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang didzalimi.” (HR. Tirmidzi)
Hadirin, kalimat “sampai ia berbuka” menunjukkan bahwa sepanjang hari kita menahan lapar, sepanjang itu pula doa kita menembus langit. Namun, puncak kemustajaban itu ada di detik-detik menjelang adzan Maghrib. Jangan habiskan waktu tersebut hanya untuk memandangi hidangan, tapi gunakanlah untuk mengetuk pintu langit.
Dzikir sebagai Pembasah Lisan yang Menenangkan
Puasa bukan hanya menahan perut, tapi juga menahan lisan dari kata-kata sia-sia. Dzikir adalah sebaik-baiknya pengganti dari ucapan yang tak berguna. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Dalam konteks sehari-hari, saat kita merasa lelah bekerja sambil berpuasa, atau saat menghadapi kemacetan menjelang buka, basahilah lisan dengan istighfar dan tasbih. Dzikir akan mengubah lelah menjadi lillah, dan mengubah sempitnya waktu menjadi kelapangan hati.
Kisah Keajaiban Istighfar: Penjual Roti dan Imam Ahmad
Ada sebuah kisah masyhur tentang Imam Ahmad bin Hanbal yang bertemu dengan seorang penjual roti. Sang penjual roti tersebut tidak pernah berhenti berdzikir istighfar dalam setiap aktivitasnya: saat menguleni adonan, saat membakar roti, hingga saat melayani pembeli.
Imam Ahmad bertanya, “Apa buah dari istighfarmu?” Si penjual roti menjawab, “Demi Allah, tidak ada doa yang aku panjatkan kecuali Allah kabulkan, kecuali satu doa yang belum dikabulkan: yaitu dipertemukan dengan Imam Ahmad bin Hanbal.” Imam Ahmad pun menangis dan berkata, “Akulah Ahmad bin Hanbal, Allah membawaku kepadamu karena istighfarmu.” Inilah bukti bahwa dzikir yang konsisten mampu menggerakkan takdir.
Kesimpulan dan Penutup
Marilah kita jadikan sisa Ramadhan ini sebagai momentum untuk memperbanyak dialog dengan Allah. Jangan biarkan lisan menganggur. Berdoalah untuk kebaikan dunia dan akhirat kita, untuk orang tua kita, dan untuk keselamatan umat Islam di seluruh dunia.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمَقْبُولِيْنَ.
“Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang diterima amalnya.”
Demikian ceramah yang dapat saya sampaikan. Semoga lisan kita senantiasa terjaga dalam dzikir dan doa. Mohon maaf atas segala kekurangan.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

