Pernahkah lisan terasa kaku saat melantunkan Al-Qur’an? Jangan berkecil hati. Justru, pahala membaca Al-Qur’an terbata-bata sangat istimewa. Setiap huruf yang dieja dengan susah payah, setiap napas yang tertahan demi menyempurnakan makhraj, semuanya bernilai emas di hadapan Allah. Ini bukan sekadar kata-kata penghibur, melainkan sebuah janji mulia yang terabadikan dalam sabda Sang Nabi ﷺ.
Kita seringkali silau memandang mereka yang begitu lancar dan merdu dalam tilawahnya, lalu merasa minder dengan kemampuan diri. Padahal, Allah Maha Adil. Dia tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga menghargai setiap tetes peluh dalam prosesnya. Hadits yang diriwayatkan dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, menjadi penyejuk bagi jiwa-jiwa yang sedang berjuang.
الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ، وَهُوَ بِهِ مَاهِرٌ، مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ، وَهُوَ يَشْتَدُّ عَلَيْهِ، فَلَهُ أَجْرَانِ
“Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan taat. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan ia merasa berat (terbata-bata), maka ia mendapat dua pahala.” (Diriwayatkan dari ‘Aisyah RA)
Kemuliaan Sang Mahir Bersama Para Malaikat
Hadits ini membuka cakrawala kita dengan pemandangan yang begitu indah. Posisi pertama diberikan kepada mereka yang mahir membaca Al-Qur’an. Kata ‘mahir’ bukan hanya berarti lancar, tetapi juga menguasai hukum-hukum tajwidnya, memahami maknanya, dan mengamalkannya. Ganjaran bagi mereka adalah sebuah kedudukan yang tak ternilai: bersama as-safarah al-kiram al-bararah, para malaikat pencatat yang mulia lagi taat.
Ini adalah puncak cita-cita. Menjadi ahli Qur’an yang kedudukannya disandingkan dengan makhluk-makhluk suci utusan Allah. Tentu, level ini tidak dicapai dalam semalam. Ia adalah buah dari kesungguhan, disiplin, dan cinta yang mendalam terhadap Kalamullah. Ini adalah motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan memperbaiki kualitas bacaan.
Dua Pahala Membaca Al-Qur’an Terbata-bata
Lalu, bagaimana dengan kita yang masih berjuang? Yang lidahnya masih kelu, yang makhrajnya belum sempurna, yang napasnya sering terputus? Di sinilah letak keindahan dan kasih sayang Islam. Rasulullah ﷺ memberikan kabar gembira yang luar biasa: baginya dua pahala.
Para ulama menjelaskan, dua pahala itu adalah:
- Pahala Tilawah: Pahala dari membaca Al-Qur’an itu sendiri, di mana setiap hurufnya diganjar dengan kebaikan.
- Pahala Kesulitan (Masyaqqah): Pahala atas usaha, kesabaran, dan perjuangan dalam mengatasi kesulitan saat membaca.
Subhanallah. Allah menghargai prosesnya. Setiap kesulitan yang kita rasakan, setiap rasa frustrasi yang coba kita taklukkan, setiap detik waktu yang kita korbankan untuk mengeja firman-Nya, semua itu dicatat sebagai ibadah tersendiri. Inilah esensi dari pahala membaca Al-Qur’an terbata-bata; ia adalah penghargaan atas sebuah perjuangan suci.
Sebuah Perjalanan, Bukan Tujuan Akhir
Hadits ini adalah oase di tengah padang pasir perjuangan kita menghafal dan membaca Al-Qur’an. Ia memotivasi, bukan membuat kita nyaman dalam keterbatasan. Kabar tentang pahala membaca Al-Qur’an terbata-bata bukanlah alasan untuk berhenti belajar dan merasa cukup.
Justru sebaliknya. Dengan mengetahui bahwa perjuangan kita begitu dihargai, seharusnya semangat kita semakin membara untuk naik ke level berikutnya, yaitu menjadi mahir. Ganjaran dua pahala adalah ‘bonus’ dalam perjalanan, sementara tujuan utamanya tetaplah mencapai kedudukan mulia bersama para malaikat.
Maka, jangan pernah biarkan setan membisikkan kata ‘putus asa’. Jangan pernah merasa malu dengan bacaan yang belum lancar. Setiap huruf yang terbata-bata adalah saksi bisu perjuangan kita di hadapan Allah kelak. Teruslah melangkah, carilah guru yang bisa membimbing, dan nikmatilah setiap prosesnya. Karena dalam perjalanan bersama Al-Qur’an, tidak ada satu langkah pun yang sia-sia. Semua adalah pahala, semua adalah cinta dari-Nya.
Daftar Referensi
- Abu ‘Ubayd Al-Qasim bin Sallam. Fadhailul Qur’an. Dar Ibn Katsir.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

