Setiap manusia pasti pernah menghadapi ujian, masalah, atau tekanan hidup yang terasa berat. Dalam Al-Qur’an, Allah mengabadikan sebuah doa agung yang dipanjatkan Nabi Yunus ‘alaihissalam ketika berada dalam kesulitan luar biasa, yaitu saat beliau berada di dalam perut ikan besar.

Doa ini dikenal sebagai dzikir Nabi Yunus atau dzun-nun, doa yang penuh pengakuan akan kelemahan diri dan pengagungan kepada Allah. Rasulullah ﷺ bahkan menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini ketika menghadapi kesulitan, karena doa tersebut sangat mustajab.

Artikel ini menyajikan bacaan doa Nabi Yunus lengkap arab, latin, arti, dalil dari Al-Qur’an dan hadits, serta keutamaan mengamalkannya.

Kisah Singkat Nabi Yunus ‘Alaihissalam

Nabi Yunus diutus kepada kaum Ninawa (Irak). Namun, ketika kaumnya menolak dakwah, beliau meninggalkan mereka sebelum ada izin dari Allah. Akibatnya, Nabi Yunus mengalami ujian berat.

Beliau ditelan seekor ikan besar di tengah laut. Dalam kegelapan perut ikan, gelapnya laut, dan gelapnya malam, Nabi Yunus berdoa penuh kerendahan hati. Doa itulah yang menjadi penyelamat beliau dan menjadi teladan bagi seluruh umat Islam.

Allah berfirman:

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
(QS. Al-Anbiya: 87)

Artinya:
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus) ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya. Maka ia berdoa dalam kegelapan: ‘Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.’”

Bacaan Doa Nabi Yunus

Lafadz Arab

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Transliterasi

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minazh-zhālimīn.

Artinya

“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Keutamaan Doa Nabi Yunus

  1. Doa Mustajab untuk Kesulitan
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Doa Dzun Nun (Yunus) ketika berada dalam perut ikan: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minazh-zhālimīn. Tidaklah seorang muslim berdoa dengannya untuk suatu hajat melainkan Allah akan mengabulkannya.”
    (HR. Tirmidzi no. 3505, dinyatakan shahih oleh Al-Albani)
  2. Mengakui Kesalahan dan Memohon Ampunan
    Doa ini mengandung pengakuan dosa dan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah.
  3. Mendapat Perlindungan Allah
    Orang yang rutin membacanya akan mendapat ketenangan dan perlindungan dari kesulitan hidup.
  4. Menjadi Dzikir Penenang Jiwa
    Dzikir ini membantu menenangkan hati ketika merasa gelisah, tertekan, atau khawatir.

Cara Mengamalkan Doa Nabi Yunus

  • Dibaca setiap kali merasa kesulitan dalam hidup, baik masalah pekerjaan, keluarga, maupun ujian lainnya.
  • Dibaca dalam sujud pada sholat sunnah atau sholat wajib, karena doa dalam sujud lebih mustajab.
  • Dijadikan dzikir harian di pagi dan petang sebagai bentuk penghambaan.

Hikmah dari Doa Nabi Yunus

  1. Mengajarkan kerendahan hati. Bahkan seorang nabi mengakui kelemahan dirinya di hadapan Allah.
  2. Mengutamakan tauhid. Doa ini dimulai dengan pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
  3. Menguatkan iman. Membaca doa ini mengingatkan kita bahwa hanya Allah tempat bergantung.
  4. Mendidik hati untuk sabar. Nabi Yunus sabar dalam ujian, dan Allah menyelamatkannya.

Tanya Jawab Seputar Doa Nabi Yunus (FAQ)

Q1: Apakah doa Nabi Yunus hanya boleh dibaca saat kesulitan?
Tidak, doa ini boleh dibaca kapan saja sebagai dzikir harian.

Q2: Apakah doa ini bisa dijadikan wirid?
Boleh, dibaca berulang kali, misalnya 100 kali di pagi dan petang.

Q3: Apakah doa Nabi Yunus sama dengan istighfar?
Doa ini termasuk bentuk istighfar, karena berisi pengakuan dosa dan permohonan ampun.

Q4: Apakah doa ini bisa dibaca setelah sholat?
Ya, sangat dianjurkan sebagai doa penutup setelah dzikir.

Q5: Apakah doa ini hanya untuk orang yang berdosa besar?
Tidak. Doa ini untuk semua muslim, baik dalam keadaan susah maupun lapang.

Relevansi Doa Nabi Yunus di Kehidupan Modern

Di zaman modern, manusia menghadapi tekanan hidup yang beragam: masalah ekonomi, karier, hubungan sosial, hingga penyakit mental seperti stres dan depresi. Doa Nabi Yunus menjadi terapi ruhani untuk menguatkan jiwa.

Dengan doa ini, seorang muslim diajarkan untuk kembali kepada Allah, mengakui kelemahan diri, dan berserah penuh pada kehendak-Nya. Inilah makna spiritual yang membuat doa Nabi Yunus selalu relevan sepanjang zaman.

Penutup

Doa Nabi Yunus saat dalam perut ikan besar adalah doa agung yang diajarkan langsung oleh Al-Qur’an dan dikuatkan oleh hadits shahih. Doa ini bukan sekadar bacaan, tetapi pengakuan iman, kerendahan hati, dan tawakal kepada Allah.

👉 Amalkan doa ini dalam keseharian, agar Allah memudahkan urusan, menghapus kesulitan, dan memberikan jalan keluar dari setiap masalah.

Kunjungi www.executivetahfizh.com atau hubungi WhatsApp +62 812-2400-3100 untuk belajar dzikir dan doa sesuai sunnah bersama guru berkompeten.

Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri