Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al-Kitab (Al-Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan sahabatnya semua.”
Hadirin yang dimuliakan Allah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas nikmat iman dan kesempatan menghirup aroma surga di bulan Ramadhan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, manusia yang dadanya menjadi bejana suci turunnya wahyu ilahi.
Ramadhan: Bulan Al-Qur’an (Syahrul Qur’an)
Mengapa tadarus di bulan Ramadhan terasa begitu istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya? Jawabannya karena Ramadhan dan Al-Qur’an adalah dua sejoli yang tidak terpisahkan. Allah memilih bulan ini sebagai waktu turunnya mukjizat terbesar sepanjang masa.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS. Al-Baqarah: 185)
Jika di bulan biasa satu huruf yang kita baca dibalas dengan 10 kebaikan, maka di bulan Ramadhan, setiap amalan fardhu dilipatgandakan hingga 70 kali lipat, dan amalan sunnah (seperti membaca Al-Qur’an) pahalanya setara dengan amalan fardhu di bulan lain. Ini adalah masa “obral” pahala besar-besaran dari Allah.
Manfaat Tadarus bagi Jiwa dan Kehidupan
Membaca Al-Qur’an atau tadarus bukan sekadar mengejar target khatam, melainkan proses “charging” iman. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang melelahkan, Al-Qur’an hadir sebagai Asy-Syifa (obat penawar) bagi hati yang gundah.
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim)
Bapak dan Ibu, bayangkan saat kita sendirian di alam kubur yang gelap, atau saat kita gemetar di Padang Mahsyar, Al-Qur’an yang kita baca dengan saksama di dunia inilah yang akan datang membela kita, memberikan cahaya, dan memohonkan ampunan kepada Allah.
Kisah Malaikat Jibril dan Rasulullah
Ketahuilah, bahwa tadarus berjamaah adalah tradisi langsung dari Rasulullah. Setiap malam di bulan Ramadhan, Malaikat Jibril ‘Alaihissalam turun untuk menemui Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Apa yang mereka lakukan? Mereka saling menyimak bacaan Al-Qur’an (Mudarasah).
Dikisahkan para ulama salaf, seperti Imam Syafi’i, ketika memasuki bulan Ramadhan, beliau meninggalkan aktivitas mengajar hadis dan fokus sepenuhnya pada Al-Qur’an. Beliau bahkan dikabarkan mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali selama satu bulan Ramadhan. Ini membuktikan bahwa prioritas utama seorang mukmin di bulan ini adalah mempererat interaksi dengan kalamullah.
Penutup dan Doa
Marilah kita manfaatkan sisa hari di bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an. Jangan biarkan Al-Qur’an hanya menjadi pajangan berdebu di lemari. Bacalah, meski terbata-bata, karena Allah menghargai setiap usaha kita.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا بِالْقُرْآنِ، وَاجْعَلْهُ لَنَا إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً. اللَّهُمَّ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نُسِينا، وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا.
“Ya Allah, rahmatilah kami dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia bagi kami sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah kami apa yang kami lupa darinya dan ajarkanlah kami apa yang tidak kami ketahui darinya.”
Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga kita termasuk golongan Ahlul Qur’an yang dicintai Allah.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

