Malam yang Nilainya Lebih Baik dari 83 Tahun Beribadah

Kita tidak tahu persis malam mana itu. Tapi Allah tidak membiarkan kita dalam kegelapan total — ada tanda-tandanya. Dan mereka yang tahu tandanya akan bersiap, bukan hanya menunggu.

Para ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar jatuh di salah satu malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan. Persiapan terbaik bukan menebak tanggalnya, melainkan mengisi semua malam ganjil itu dengan penuh. Konsep ini diajarkan secara mendalam di Executive Tahfizh sebagai bagian dari pembentukan karakter ruhani peserta.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Dari hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa tanda Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, tidak panas tidak dingin, bulan terlihat separuh, dan matahari terbit tanpa sinar yang menyengat. Namun Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fath Al-Bâri mengingatkan bahwa tanda-tanda ini bersifat umumnya dan tidak mutlak di setiap tempat dan zaman. Maka persiapkan semua malam ganjil dengan sungguh-sungguh.

Penutup

Jangan tunggu tandanya dulu baru beramal. Isi setiap malam ganjil 10 terakhir Ramadan dengan doa, tilawah, dan taubat. Semoga Allah pertemukan kita dengan Lailatul Qadar.

Referensi

Ibnu Hajar Al-Asqalani. Fath Al-Bâri Syarh Shahîh Al-Bukhâri. Jilid 4. Beirut: Dâr Al-Ma’rifah, 1379 H.

Syarah hadis paling otoritatif ini membahas tanda-tanda dan keutamaan Lailatul Qadar secara rinci dan komprehensif.

\n\n


Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Praktisi Berlisensi Neuro Linguistic Programming (NLP)

Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

Flyer Program Executive Tahfidz di Yogyakarta
author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,