Belajar Alquran Surah As-Sajdah adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ. Surah ke-32 dalam Al-Qur’an ini memiliki kedalaman makna, terutama tentang sujud, yang menjadi simbol kerendahan hati dan kepatuhan seorang hamba.

📖 إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ
(QS. As-Sajdah: 15)
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami hanyalah mereka yang apabila diperingatkan dengannya, mereka segera bersujud, bertasbih memuji Rabb mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri.”

Keutamaan Membaca Surah As-Sajdah

Rasulullah ﷺ biasa membaca Surah As-Sajdah pada waktu Subuh di hari Jumat.

كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ﴿الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةُ﴾ وَ ﴿هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ﴾
(HR. Bukhari no. 891, Muslim no. 880)

“Beliau ﷺ membaca dalam shalat Subuh hari Jumat: Alif Lām Mīm Tanzīl (As-Sajdah) dan Hal Atā ‘alal-Insān (Al-Insan).”

📌 Dari sini kita tahu, Surah As-Sajdah memiliki kedudukan istimewa, hingga Rasulullah ﷺ mencontohkan langsung pembacaannya di hari Jumat.

Rahasia Sujud dalam Ibadah

Kedekatan dengan Allah

Nabi ﷺ bersabda:

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
(HR. Muslim no. 482)

“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang sujud. Maka perbanyaklah doa di dalamnya.”

Anggota Sujud

Nabi ﷺ juga menegaskan tata cara sujud yang benar:

أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ: عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ
(HR. Bukhari no. 812, Muslim no. 490)

“Aku diperintahkan untuk bersujud di atas tujuh anggota tubuh: dahi (beliau menunjuk hidungnya juga), kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung jari-jari kedua kaki.”

Hikmah Belajar Surah As-Sajdah

  1. Menguatkan iman – mengingatkan tentang kebangkitan di hari kiamat.
  2. Menambah kekhusyukan – terutama saat membaca ayat sajdah.
  3. Mendekatkan diri kepada Allah – dengan memperbanyak sujud dan doa.

FAQ tentang Surah As-Sajdah

1. Apa keutamaan membaca Surah As-Sajdah?
Dibaca Rasulullah ﷺ di shalat Subuh hari Jumat, menunjukkan keistimewaannya.

2. Bagaimana sujud yang benar?
Dengan meletakkan dahi, hidung, telapak tangan, lutut, dan jari kaki di lantai.

3. Apa doa yang dianjurkan saat sujud?
Minimal membaca Subhāna Rabbiyal A‘lā, dan boleh menambahkan doa pribadi.

Surah As-Sajdah bukan hanya mengingatkan tentang kebesaran Allah, tetapi juga menegaskan pentingnya sujud sebagai inti ibadah. Dengan meneladani Rasulullah ﷺ yang rutin membacanya di Subuh Jumat, kita bisa menghidupkan sunnah sekaligus memperbaiki kualitas ibadah.

author avatar
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.,Kepala QLC Yogyakarta
Tokoh pendidikan Al-Qur'an di Indonesia yang dikenal sebagai Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an (dikembangkan sejak 2007). Ia merupakan pelopor gerakan akselerasi karantina tahfizh tingkat nasional yang telah berkiprah sejak 2014. Saat ini, beliau mengaplikasikan pengalamannya sebagai Pengasuh di Executive Tahfizh QLC-BMM Yogyakarta (mulai 2025) yang menjadi destinasi para penghafal dari dalam dan luar negeri