Mempersiapkan Kepulangan dengan Keindahan Ayat-Ayat-Nya
Pernahkah Anda terdiam sejenak dan merenungkan apa yang benar-benar akan kita bawa saat kita melangkah keluar dari dunia ini menuju peristirahat terakhir kita? Harta, jabatan, dan segala perhiasan duniawi akan tertinggal di pintu rumah kita, namun ada sesuatu yang akan ikut masuk ke dalam kegelapan alam kubur sebagai cahaya yang tak pernah padam. Bayangkan saat Anda berada di hadapan Sang Khaliq, dan lisan Anda dengan lancar melantunkan ayat-ayat yang telah Anda jaga dengan penuh perjuangan di dunia. Hafalan yang mutqin (kuat dan melekat) adalah aset paling berharga, mata uang paling laku, dan bekal paling menjanjikan yang bisa kita siapkan sejak sekarang sebagai seorang mukmin sejati.
Mempersiapkan hafalan yang kuat di masa tua bukanlah sekadar impian, melainkan sebuah rencana strategis bagi akhirat kita. Melalui Executive Tahfizh, kami membantu Anda untuk mewujudkan bekal tersebut melalui program harian yang terukur. Menghafal satu halaman sehari dengan bimbingan ustadz secara online memastikan bahwa setiap ayat yang Anda simpan di dalam dada benar-benar terjaga kualitasnya. Durasi 15-30 menit setoran harian adalah waktu “belanja akhirat” Anda. Di saat orang lain mungkin sedang menghabiskan waktu untuk kesia-siaan, Anda sedang memupuk cahaya yang akan menemani Anda saat menempuh perjalanan panjang menuju surga-Nya.
Kita perlu memahami bahwa derajat seseorang di surga kelak akan ditentukan oleh ayat terakhir yang ia baca. “Bacalah dan naiklah!” Inilah perintah yang akan kita dengar nanti. Memiliki hafalan yang mutqin berarti kita sedang mempersiapkan diri untuk menempati tingkatan tertinggi di sisi Allah. Di masa tua, fokus kita seharusnya sudah mulai beralih dari pengumpulan materi duniawi menuju pengumpulan “materi” ukhrawi. Al-Qur’an yang kita hafal akan menjadi pembela bagi kita, memberikan syafaat saat tidak ada lagi yang bisa menolong. Inilah bekal yang memberikan rasa tenang dan aman saat kita memikirkan tentang kematian.
“Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an: Bacalah dan naiklah (ke derajat surga), serta tartilkanlah sebagaimana engkau mentartilkannya di dunia…” (HR. Tirmidzi)
Ingatlah bahwa banyak orang tua yang menyesal karena tidak memanfaatkan masa mudanya untuk menghafal. Namun bagi Anda, menyesal bukanlah solusi; memulainya sekarang adalah keputusan paling cerdas. Investasi Rp 350rb untuk pendaftaran kelas ini adalah investasi abadi yang hasilnya akan Anda nikmati selamanya. Anda akan merasakan ketenangan yang luar biasa karena Anda tahu bahwa Anda sedang “mengemas barang bawaan” terbaik Anda untuk perjalanan pulang. Setiap ayat yang Anda hafal adalah asuransi kebahagiaan Anda di alam keabadian nanti.
Mari jadikan sisa usia ini sebagai masa persiapan yang paling intens dan penuh cinta. Al-Qur’an adalah teman terbaik bagi seorang pengelana akhirat. Jangan biarkan lisan Anda kosong dari hafalan saat tiba saatnya menghadap-Nya. Dengan bimbingan yang sabar dan metode yang memudahkan, Anda pasti bisa memiliki hafalan yang mutqin meskipun usia sudah tidak muda lagi. Mari segera bergabung dan mulailah mengukir bekal akhirat Anda sekarang juga sebelum waktu kita benar-benar habis.
Semoga Allah memberikan kita husnul khatimah, menjadikan Al-Qur’an sebagai pendamping kita di kubur, dan memberikan kita kedudukan yang tinggi di surga-Nya berkat ayat-ayat yang kita jaga. Amin.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh: Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat. Website: kunjungi halaman ini WhatsApp: +6281224003100
Menaklukkan Mitos Kelemahan Ingatan dengan Kekuatan Tekad
Pernahkah Anda merasa iri saat melihat anak kecil dengan mudahnya menghafal satu juz hanya dalam waktu singkat, sementara Anda merasa harus mengulang satu ayat puluhan kali namun masih sering lupa saat shalat? Muncul sebuah keyakinan yang menghambat: “Mungkin masa keemasanku untuk menghafal sudah lewat, ingatanku sekarang sudah penuh dengan urusan dunia.” Ada sebuah kekhawatiran bahwa hafalan di usia dewasa akan mudah hilang seperti tulisan di atas air. Namun, tahukah Anda bahwa menghafal di usia dewasa justru memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh anak-anak, yaitu kekuatan pemahaman dan motivasi spiritual yang jauh lebih dalam? Hafalan yang mutqin bukanlah milik anak-anak semata; ia adalah milik siapa pun yang memiliki metode yang benar dan ketulusan hati.
Di Executive Tahfizh, kami membuktikan bahwa ribuan peserta dewasa mampu memiliki hafalan yang kuat melalui program satu halaman sehari. Perbedaan utama menghafal di usia dewasa adalah pada kedalaman koneksi. Saat Anda menghafal sebuah ayat, Anda tidak hanya mengingat bunyinya, tetapi Anda juga meresapi maknanya yang berkaitan dengan pengalaman hidup Anda. Koneksi makna inilah yang bertindak sebagai “lem super” yang membuat hafalan Anda lebih sulit untuk hilang. Dengan durasi setoran 15-30 menit via video call, ustadz akan membantu Anda memperkuat ingatan tersebut melalui teknik repetisi yang efektif dan koreksi tajwid yang teliti.
Menghafal di usia dewasa melatih kita untuk lebih disiplin dan terorganisir. Kita tidak lagi dipaksa oleh orang tua atau keadaan, melainkan kita datang kepada Al-Qur’an dengan penuh kerinduan. Motivasi intrinsik inilah yang secara biologis meningkatkan plastisitas otak kita, memungkinkan sel-sel saraf membentuk jalur baru untuk menyimpan hafalan. Anda mungkin tidak secepat anak-anak dalam merekam secara mentah, namun Anda jauh lebih stabil dalam menjaga dan memeliharanya karena Anda memahami betapa berharganya setiap huruf yang Anda simpan. Hafalan yang mutqin di usia dewasa adalah hasil dari kombinasi antara tekad baja dan teknik murojaah yang konsisten.
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“…dan katakanlah, ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku’.” (QS. Thaha: 114)
Investasi Rp 350rb untuk pendaftaran kelas intensif ini adalah langkah nyata Anda untuk mendobrak batasan mental yang selama ini mengurung Anda. Anda tidak pernah terlalu tua untuk menjadi seorang penghafal yang kuat. Dengan bimbingan ustadz yang sabar dan metode murojaah mandiri hari Jumat, hafalan Anda akan terus terjaga kualitasnya. Banyak dari peserta kami yang memulai di usia 40, 50, bahkan 60 tahun namun akhirnya mampu khatam 30 juz dengan kualitas yang membanggakan. Usia hanyalah angka, sementara Al-Qur’an adalah kalam Ilahi yang akan selalu memberikan kemudahan bagi siapa pun yang mendatangi-Nya dengan penuh cinta.
Mari rekan-rekan pembelajar, jangan biarkan rasa minder menghalangi Anda untuk meraih mahkota kemuliaan. Al-Qur’an sendiri yang menjamin bahwa ia telah dimudahkan untuk dipelajari. Dengan bergabung dalam sistem online kami yang suportif, Anda akan dibimbing cara mengunci hafalan agar tidak mudah hilang. Mari segera mendaftar dan rasakan sendiri kebahagiaan saat hafalan Anda tetap kuat mengalir dalam shalat dan keseharian Anda. Inilah bukti bahwa keajaiban Al-Qur’an melampaui segala hukum fisik dan batasan usia manusia.
Semoga Allah memberikan kekuatan pada ingatan kita, menerangi hati kita dengan ayat-ayat-Nya, dan menjadikan kita sebagai penjaga wahyu yang istiqomah hingga akhir hayat. Amin.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100
Mengesahkan Kualitas Hafalan Melalui Standar Kemuliaan
Pernahkah Anda membayangkan sebuah momen di mana perjuangan Anda menghafal juz demi juz akhirnya mendapatkan pengakuan resmi yang tidak hanya bermakna di dunia, tetapi juga menjadi saksi prestasi spiritual Anda? Syahadah atau sertifikat tahfidz bukan sekadar selembar kertas, melainkan simbol dari dedikasi, air mata, dan pengulangan ribuan kali yang telah Anda lakukan di hadapan Allah. Namun, sering kali muncul pertanyaan: seberapa kredibel syahadah yang didapatkan secara online? Bagaimana cara menguji kualitas hafalan agar benar-benar terjamin kekuatannya (mutqin) tanpa adanya pertemuan fisik? Proses ujian yang objektif dan transparan adalah kunci untuk menjaga kemuliaan hafalan Al-Qur’an tersebut.
Di Executive Tahfizh, proses pemberian syahadah dilakukan melalui tahapan ujian yang sangat ketat dan berstandar tinggi. Setiap kali Anda menuntaskan hafalan satu juz dengan metode satu halaman sehari, Anda akan dijadwalkan untuk mengikuti Ujian Tasmi’ Satu Juz secara penuh. Ujian ini dilakukan via video call atau Zoom, di mana Anda membacakan seluruh juz tersebut di hadapan tim penguji tanpa melihat mushaf sedikit pun. Penilaian mencakup tiga aspek utama: Kelancaran (Fashahah), Ketepatan Tajwid, dan Kebenaran Makharijul Huruf. Hanya mereka yang lulus dengan nilai minimal yang ditetapkan yang berhak mendapatkan syahadah kelulusan juz tersebut.
Kami meyakini bahwa syahadah adalah bentuk amanah ilmiah. Oleh karena itu, tim penguji kami terdiri dari para ustadz/ustadzah yang memiliki sanad hafalan yang bersambung hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Penilaian dilakukan secara real-time dengan catatan koreksi yang detail. Bagi peserta yang belum lulus, kami tidak akan membiarkannya begitu saja; kami akan memberikan arahan untuk murojaah lebih intensif di bagian yang lemah sebelum melakukan ujian ulang. Dengan sistem ini, syahadah yang Anda terima benar-benar mencerminkan kualitas hafalan Anda yang sesungguhnya. Ini adalah bentuk jaminan mutu bahwa belajar tahfidz secara online tetap bisa menghasilkan hafalan yang berkualitas tinggi seperti belajar tatap muka.
“Bahkan (Al-Qur’an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu.” (QS. Al-Ankabut: 49)
Investasi Rp 350rb untuk pendaftaran kelas ini adalah langkah awal menuju pencapaian syahadah yang prestisius tersebut. Sertifikat ini dapat Anda gunakan sebagai bukti kompetensi spiritual, motivasi diri, atau bahkan sebagai syarat administratif dalam berbagai keperluan positif lainnya. Namun lebih dari itu, syahadah ini adalah “prasasti” cinta Anda kepada Al-Qur’an. Anda akan merasakan kebanggaan yang sehat saat memegang bukti bahwa Anda telah berhasil menjaga kalam-Nya juz demi juz. Inilah saatnya bagi Anda untuk memiliki pencapaian yang tidak akan pernah hilang dimakan waktu.
Mari rekan-rekan pembelajar, kita tingkatkan standar diri kita. Jangan hanya menghafal tanpa arah, milikilah target mendapatkan syahadah yang diakui kualitasnya. Dengan bimbingan ustadz yang profesional melalui program online, setiap langkah hafalan Anda akan diarahkan menuju kelulusan yang membanggakan. Mari segera mendaftar dan mulailah mengumpulkan koleksi syahadah juz demi juz sebagai bukti pengabdian Anda kepada Al-Qur’an. Kebahagiaan saat lulus ujian tasmi’ adalah kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan materi apa pun.
Semoga Allah memberkati setiap usaha kita dalam menjaga kemurnian hafalan, memberikan kelancaran saat ujian, dan menjadikan kita termasuk golongan ahli ilmu yang diakui oleh penduduk bumi dan penduduk langit. Amin.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100
Sebelum Mendidik Anak, Siapkan Diri Ibu Lebih Dulu: Mengenal Program Tahfizh Online 1 Halaman Sehari
Ada satu asumsi yang diam-diam banyak dipegang orang tua: bahwa pendidikan Al-Qur’an untuk anak adalah urusan guru ngaji atau ustadz di TPA, sementara tugas ibu cukup mengantar dan mengingatkan. Padahal, jauh sebelum anak mengenal huruf hijaiyah, merekalah yang pertama kali “membaca” ibunya — cara ibu bicara, cara ibu bersikap, dan seberapa dekat ibu dengan Al-Qur’an itu sendiri.
Ada pepatah Arab yang masyhur: Al-Ummu Madrasatul Ula — Ibu adalah sekolah pertama. Tapi sekolah tidak bisa mengajarkan apa yang tidak dimiliki gurunya. Maka pertanyaan yang lebih jujur untuk diajukan bukan “bagaimana caranya anak saya cinta Al-Qur’an”, melainkan “sudah sejauh mana saya sendiri dekat dengannya?”
Menghafal Al-Qur’an Sebagai Investasi Diri, Bukan Sekadar Target Pribadi
Bagi seorang ibu, memiliki hafalan Al-Qur’an bukan proyek personal yang terpisah dari perannya di rumah. Ia adalah investasi kapasitas diri — mempersiapkan diri agar mampu menjadi rujukan pertama bagi anak-anak, bukan sekadar pengantar mereka ke rujukan lain.
Saat seorang ibu menghafal, ia sesungguhnya sedang memperdalam tiga hal sekaligus: pemahaman tentang hukum-hukum Allah, kepekaan terhadap etika kehidupan, dan ketenangan batin yang lahir dari kedekatan dengan firman-Nya. Ketiganya bukan pengetahuan abstrak — mereka mengalir langsung ke pola asuh sehari-hari, tanpa perlu ibu sadari secara eksplisit.
Ibu yang rutin berinteraksi dengan Al-Qur’an akan mendapati dirinya:
Lebih mudah menasihati anak menggunakan bahasa dan nilai-nilai Al-Qur’an, bukan sekadar teguran spontan
Lebih sabar menghadapi tingkah anak, karena hatinya sudah lebih dulu tenang oleh ayat yang dijaganya
Lebih bijaksana mengambil keputusan keluarga, karena kerangka berpikirnya diperkaya oleh nilai-nilai Al-Qur’an
Bedanya jelas: ibu yang hanya mendiktekan hafalan kepada anak berhenti di level instruksi. Ibu yang menjadi living Qur’an — Al-Qur’an yang hidup dan terlihat dalam kesehariannya — mengajarkan tanpa perlu banyak kata.
Wibawa yang Tidak Bisa Dibeli: Saat Anak Melihat Ibunya Berjuang
Ada bentuk kewibawaan yang tidak lahir dari otoritas sebagai orang tua, melainkan dari keteladanan yang disaksikan langsung. Saat anak melihat ibunya bangun lebih pagi untuk muraja’ah, atau meluangkan 15–30 menit di tengah hari untuk setoran hafalan via video call, mereka menangkap pesan yang jauh lebih dalam dari sekadar “ibu sedang mengaji”: bahwa ilmu adalah sesuatu yang layak diperjuangkan seumur hidup, bukan hanya kewajiban masa sekolah yang selesai begitu lulus.
Inilah bentuk pendidikan karakter yang tidak bisa digantikan teori pendidikan mana pun — karena ia tidak diajarkan lewat penjelasan, melainkan lewat kesaksian anak terhadap perjuangan nyata ibunya, hari demi hari.
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (QS. At-Tahrim: 6)
Ayat ini menegaskan urutan yang penting: menjaga diri disebut lebih dulu, sebelum menjaga keluarga. Seorang ibu tidak bisa menjadi pelindung ruhani keluarganya sebelum ia lebih dulu menjaga dirinya sendiri dekat dengan Al-Qur’an.
Mengenal Program Tahfizh Online 1 Halaman Sehari
Bagi ibu yang ingin memulai tanpa harus meninggalkan rumah atau anak-anak, QLC Yogyakarta menyediakan jalur yang dirancang khusus untuk ritme rumah tangga: Tahfizh Online — 1 Hari 1 Halaman, dengan target menyelesaikan 30 juz dalam kurang lebih 2,5 tahun secara bertahap dan realistis.
Beberapa hal yang membuat program ini sesuai untuk ibu yang punya keterbatasan waktu:
Durasi harian singkat — sesi bimbingan hanya 15 menit per hari lewat video call WhatsApp, bisa dilakukan di sela waktu anak tidur siang atau setelah pekerjaan rumah selesai
24 pertemuan per bulan — cukup rutin untuk menjaga ritme, tanpa membebani jadwal harian yang sudah padat
Investasi Rp 350.000/bulan — jauh lebih terjangkau dibanding program karantina mukim, karena difokuskan untuk ritme belajar jangka panjang di rumah
Bimbingan personal via video call — bukan kelas massal, sehingga progres dan kesulitan setiap ibu tetap terpantau langsung oleh pembimbing
Bagi yang merasa satu halaman per hari masih terlalu berat di awal, tersedia juga jalur yang lebih ringan lewat program SSQ (Sehari Sebaris Qur’an), mulai dari Rp30.000/bulan dengan target hanya 1–1,5 baris per hari — dirancang khusus agar tidak ada alasan “belum siap” untuk memulai.
Menjaga Perbedaan dengan Artikel Serupa di Situs Ini
(Bagian ini untuk referensi internal Anda, bukan bagian dari body artikel yang dipublish)
Jika situs Anda ingin tetap mempertahankan beberapa artikel dari cluster “ibu + madrasah pertama” yang sudah ada, artikel ini sebaiknya diposisikan sebagai halaman promosi program (mengarah ke keputusan mendaftar Tahfizh Online), bukan sebagai artikel tips tambahan. Untuk kebutuhan tips harian ibu menghafal, arahkan pembaca lewat internal link ke artikel yang sudah ada (misalnya /tips-manajemen-waktu-menghafal-alquran-untuk-ibu-rumah-tangga-bekerja/) alih-alih mengulang kembali poin yang sama di sini.
Menjadi madrasah pertama yang berkualitas membutuhkan investasi lebih dulu pada diri sendiri, sebelum menuntut hasil dari anak. Al-Qur’an yang dijaga seorang ibu di dalam dada akan menjadi cahaya yang menuntun langkahnya membimbing anak-anak melewati kerasnya kehidupan — bukan karena ia sempurna, tapi karena ia terus berjuang.
Jangan biarkan anak-anak mengenal Al-Qur’an pertama kali dari orang lain, sementara ibu sendiri belum pernah menunjukkannya dari lisan dan perjuangannya sendiri.
Semoga Allah menguatkan pundak setiap ibu dalam mendidik generasi Rabbani, memberkahi setiap ayat yang dihafal, dan menjadikannya cahaya bagi keluarga menuju surga-Nya. Amin.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta & Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Menyambung Kembali Tali Cahaya yang Sempat Terputus
Pernahkah Anda memulai sebuah proyek besar dengan penuh semangat, namun di tengah jalan keadaan memaksa Anda untuk berhenti—mungkin karena urusan keluarga yang mendesak, kendala finansial, atau penurunan semangat (futur) yang sering melanda manusia? Ada sebuah rasa sedih dan terkadang rasa malu saat ingin memulai kembali. Kita merasa seolah-olah harus mulai dari nol lagi atau takut akan dihakimi karena telah lama absen. Namun, tahukah Anda bahwa dalam perjalanan menuju Allah melalui Al-Qur’an, tidak ada kata benar-benar “berhenti”? Setiap huruf yang pernah Anda hafal tetap menjadi catatan pahala, dan pintu keberkahan selalu terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin menyambung kembali tali cintanya dengan firman-Nya.
Di Executive Tahfizh, kami memiliki sistem yang sangat inklusif dan pemaaf. Jika Anda pernah berhenti dari program kami atau dari program tahfizh lainnya, Anda selalu bisa kembali kapan saja Anda siap. Kami memahami bahwa hidup penuh dengan fluktuasi. Saat Anda memutuskan untuk melanjutkan kembali, tim ustadz kami akan membantu melakukan evaluasi terhadap hafalan lama Anda (re-assessment). Anda tidak perlu merasa terbebani untuk langsung menambah hafalan baru. Kami akan membimbing Anda untuk “menambal” kembali bagian-bagian yang sempat terlupa melalui murojaah yang intensif, sebelum akhirnya melangkah maju kembali menuju target satu halaman sehari.
Kembali memulai setelah berhenti adalah bukti nyata dari kejujuran niat Anda. Justru di saat Anda merasa lemah namun tetap ingin kembali, di situlah letak kemuliaan yang besar. Kami menyediakan lingkungan yang suportif dan tanpa penghakiman. Di komunitas online kami, Anda akan menemukan banyak orang yang memiliki pengalaman serupa—mereka yang sempat jatuh namun memilih untuk bangkit kembali. Keindahan Al-Qur’an adalah ia tidak pernah meninggalkan pecintanya; kitalah yang terkadang menjauh, namun saat kita kembali melangkah satu jengkal, Allah akan mendekat kepada kita satu hasta. Jangan biarkan rasa malu pada masa lalu menghambat masa depan cahaya Anda.
“Katakanlah (Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah’…” (QS. Az-Zumar: 53)
Investasi Rp 350rb untuk pendaftaran kembali atau pemulihan status peserta adalah harga yang sangat kecil untuk menyambung kembali keberkahan yang sempat terhenti. Anda sedang memberikan kesempatan kedua bagi diri Anda sendiri untuk meraih mahkota surga. Al-Qur’an yang dulu sempat Anda jaga merindukan lisan Anda untuk kembali membacanya. Kami hadir untuk memastikan perjalanan Anda kali ini menjadi lebih stabil dengan bimbingan ustadz yang lebih personal melalui video call. Jangan dengarkan bisikan yang menyuruh Anda menyerah; dengarkanlah bisikan iman yang memanggil Anda untuk segera pulang ke pelukan wahyu-Nya.
Mari rekan-rekan pejuang Al-Qur’an, buang jauh-jauh rasa ragu itu. Pintu kelas kami selalu terbuka untuk menyambut kepulangan Anda. Tidak ada kata terlambat untuk melanjutkan apa yang pernah Anda mulai dengan baik. Dengan bimbingan ustadz melalui program online yang fleksibel, proses menyambung kembali hafalan Anda akan terasa sangat menyejukkan jiwa. Mari segera hubungi admin kami, ceritakan kondisi Anda, dan mari kita susun strategi bersama untuk menyelesaikan misi mulia ini hingga tuntas. Keberhasilan sejati adalah milik mereka yang tidak pernah berhenti berusaha, sesering apa pun mereka sempat terhenti.
Semoga Allah memberikan ketetapan hati (istiqomah) kepada kita, memudahkan langkah kita untuk kembali kepada Al-Qur’an, dan menjadikan akhir hidup kita dalam kondisi menjaga ayat-ayat-Nya dengan sempurna. Amin.
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100