Menepis Bisikan Syaitan yang Melemahkan
Menjelang usia pensiun, panggilan spiritual untuk kembali mendekat kepada Sang Pencipta biasanya semakin menguat. Namun, sering kali hal ini dibarengi dengan munculnya rasa malu. Tips mengatasi rasa minder karena baru mulai menghafal di usia lanjut harus dipahami dengan pendekatan teologis yang benar. Perasaan “sudah telat”, “malu sama anak muda”, atau “otak sudah tumpul” sejatinya murni merupakan senjata psikologis syaitan (was-was) untuk menjauhkan hamba dari pintu ampunan Tuhannya.
Syaitan tidak ingin melihat seorang hamba yang masa lalunya mungkin penuh dengan kelalaian, tiba-tiba berhasil menghapus seluruh dosanya di akhir hayat dengan cahaya Al-Quran. Ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla tidak pernah menggunakan standar usia kelulusan seperti halnya institusi sekolah di dunia. Di mata Allah, nilai kemuliaan seseorang diukur dari keikhlasan niatnya di detik ini, bukan dari seberapa awal ia memulai garis *start* dalam kehidupannya.
Kisah Menginspirasi dari Khadijah dan Sahabat Senior
Membaca sejarah Islam adalah obat paling mujarab untuk membunuh rasa minder. Ingatlah sosok Ibunda Khadijah binti Khuwailid, beliau menerima Islam dan mendampingi turunnya wahyu di usia yang sudah sangat senja, menginjak 55 tahun. Demikian pula pembesar Quraisy seperti Abu Sufyan yang baru memeluk Islam dan mempelajari Al-Quran di usia yang sudah beruban. Tidak ada satu pun riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah menolak atau meremehkan semangat belajar orang-orang tua.
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ
“Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar: 53)
Merasa minder atau putus asa karena merasa terlambat atau banyak dosa masa lalu adalah bentuk ketidakyakinan (su’udzon) terhadap luasnya samudera rahmat Allah. Justru, usia senja adalah momentum emas tebusan. Setiap tetes air mata penyesalan yang jatuh saat mengeja ayat suci akan memadamkan api neraka yang pernah menanti.
Mencari Lingkungan Komunitas Seusia (Peer Group)
Minder sering muncul karena Anda ditempatkan di kelas yang sama dengan anak-anak kecil atau remaja yang hafalannya melesat secepat kilat. Solusi logisnya adalah dengan tidak membandingkan diri Anda dengan mereka. Carilah lingkungan belajar yang dikhususkan bagi orang dewasa atau lansia. Di lingkungan yang homogen ini, Anda akan menyadari bahwa Anda tidak berjuang sendirian.
Melihat kawan seusia Anda yang rambutnya sudah memutih namun masih gigih mengulang-ulang surah An-Naba’ akan menularkan semangat yang luar biasa. Jika Anda membutuhkan ekosistem suportif tanpa tekanan mental ini, silakan hubungi Executive Tahfizh pendaftaran tahfizh Al-Quran. Kami memiliki metode pendampingan privat maupun klasikal yang sangat memuliakan dan menghargai ritme belajar para jamaah usia lanjut.
Tujuan Akhir Bukanlah Gelar, Melainkan Khusnul Khatimah
Perbaiki orientasi belajar Anda. Minder hanya terjadi jika Anda merasa harus mengikuti ujian, dinilai orang lain, atau mengejar sertifikat hafizh 30 juz. Hilangkan semua target duniawi tersebut. Jadikan proses menghafal murni sebagai sarana untuk *tazkiyatun nafs* (membersihkan jiwa) dan mengisi sisa waktu pensiun Anda dengan amal yang paling dicintai oleh Allah.
Khatam 30 juz adalah anugerah tambahan, namun wafat dalam keadaan lidah masih berjuang mengeja firman-Nya adalah kesuksesan yang hakiki (khusnul khatimah). Allah memandang indah setiap usaha Anda meraba-raba halaman mushaf dengan kacamata baca Anda. Kebanggaan di hadapan Allah jauh lebih bernilai dari pujian seluruh manusia di bumi.
Penutup
Tidak ada kata terlambat untuk merajut kemuliaan. Ya Allah, terimalah amal kami dan jadikanlah Al-Quran sebagai teman terbaik di sisa usia kami.
Daftar Pustaka:
Ibn Qayyim al-Jauziyyah. Madarij as-Salikin. Di-tahqiq oleh Muhammad al-Mu’tasim bi Allah. Juz 2. Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1996.
\n\n
Ustadz Yadi Iryadi, S.Pd.
Kepala Qur’an Learning Center Yogyakarta
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Informasi dan Pendaftaran Executive Tahfizh:
Qur’an Learning Center Yogyakarta merupakan aset wakaf yang dikelola oleh Baitulmaal Muamalat.
Website: kunjungi halaman ini
WhatsApp: +6281224003100

