24 Rahasia 30 hari hafal 30 Juz, Biidznillah

24 Rahasia 30 hari hafal 30 Juz, Biidznillah

Pada bagian ini kita akan membahas mengenai 24 Rahasia Karantina Hafal Quran Sebulan. Salah satunya yaitu: Rahasia 30 hari hafal 30 Juz yaitu perhitungan hafalan Al-Quran 30 Juz dibagi 30 hari (sebulan) = 1 juz/hari.

Itu tidak masuk akal?…

Memang tidak masuk akal dan perhitungannya juga tidak seperti itu.

Sebab ada banyak faktor yang menyebabkan kita bisa menghafal Al-Qur’an dalam waktu singkat. Artikel ini sudah dibahas di sini.

Sebagian orang menutup diri dari melogika-kan hal ini dengan mengatakan bahwa itu karunia Allah bagi orang-orang yang dipilih oleh Allah saja sehingga bisa mudah.

Ya!… itu benar.

Tidak semua hal harus masuk logika. Tetapi mari kita renungkan.

  1. Kosakata pada surat Al-Fatihah setidaknya berulang sebanyak 7500 kali dalam Al-Qur’an.
  2. Kosakata pada surat Al-Baqarah merupakan 80% kosakata dalam Al-Qur’an.
  3. 100 kata dan turunannya ditemukan dalam bacaan salat yang mewakili 40.000 kosakata Al-Qur’an.
  4. Kosakata Al-Qur’an ada kurang lebih 77.400 kosakata Al-Qur’an dan itu bisa dikatakan kosakata intinya hanya ada 6000 kata saja.
  5. Visualisasi tadabbur Metode Yadain hanya cukup membayangkan kiri atau kanan saja dapat mewakili 77.400 kosakata Al-Quran = 30 Juz. Singkatnya bahwa 30 juz hanya berisi pemahaman kiri dan pemahaman kanan.
  6. Jika belum bisa bahasa Arab maka tidak perlu menerjemahkan cukup gambarkan dalam imajinasi terjemah per kata dan per makna seperti membaca novel dan tata tertib atau peraturan.
  7. Ayat-ayat yang awalnya sulit dihafalkan justru akan menjadi kemudahan saat bertemu ayat yang mirip atau sama.
  8. Persebaran akar kata dalam Al-Qur’an
    – Hafalan awal 1 juz ada kurang lebih 20 akar kata/halaman
    – Hafalan awal 2 s/d 5 Juz ada kurang lebih 12 akar kata/halaman
    – Hafalan awal 6 s/d 28 Juz ada kurang lebih 6 akar kata/halaman
    – Hafalan awal 29 s/d 30 Juz ada kurang lebih 20 akar kata/halaman
  9. Jika 3 juz dilakukan sesuai dengan visualisasi tadabbur dan Al-Quran Virtual metode Yadain maka akan memudahkan 27 juz berikutnya atas izin Allah.
  10. Kosakata yang sulit dihafal itu adalah kosakata baru, harus bahagia dan bersyukur saat menghafal dan ketika berhasil menghafalkannya.
  11. Kosakata yang mudah dihafal itu adalah pengulangan kosakata sehingga cukup merangkai dengan kosakata baru melalui visualisasi tadabbur.
  12. Kosakata yang lancar dihafalkan itu adalah halaman yang telah dibaca berulang menggunakan tadabbur.
  13. Jika metode menghafalnya dilakukan dengan tepat maka melancarkan kembali hafalan Al-Qur’an itu akan menjadi lebih nikmat sebab bertambahnya kelancaran plus bonus bertambah pemahaman. Biasanya membutuhkan waktu 5-15 menit untuk memunculkan hafalan yang pernah disetorkan di karantina tahfizh.
  14. Jika seorang peserta karantina tahfizh di hari pertama mampu menyetorkan hafalan 23 halaman, kemudian hari ke 2 mampu setoran 7 halaman, hari ke 3 setoran 8 halaman, hari ke 4 setoran 9 halaman dan seterusnya dengan rumus n+1 (hari ini berapa halaman besok bertambah 1 halaman lebih banyak dari hari ini) maka dimungkinkan akan khatam 30 Juz dalam waktu kurang dari 30 hari.
  15. Durasi total waktu yang dibutuhkan untuk karantina tahfizh adalah 35 hari karena ada acara daftar ulang, pembukaan, pembekalan metode, rihlah, libur setengah hari Jumat dan hari wisuda.
  16. Jika mematuhi tata tertib dan menjalankan metodenya tanpa mengkritisi sejak proses awalnya di karantina tahfizh biasanya peserta mampu setoran hafalan Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu sebulan atau kurang. Adapun jika ada saran kritik yang membangun maka lebih baik disampaikan di hari akhir sehingga sejak awal tidak disibukkan oleh selain konsentrasi dari menghafal Al-Qur’an.
  17. Sebelum memutuskan untuk ikut karantina tahfizh Al-Qur’an di www.hafalquransebulan.com alangkah lebih baiknya jika memperbaiki kualitas tahsin terlebih dahulu supaya menghafalkannya lebih ringan.
  18. Keyakinan dan tekad pribadi sangat dibutuhkan dan upayakan minat itu datang dari diri sendiri
  19. Melibatkan Allah dalam segala proses menghafal Al-Qur’an menyebabkan kemudahan menghafal Al-Qur’an menjadi semakin terbuka dengan penuh rasa syukur dan nikmat atas karunia Allah Subhanahu Wata’ala.
  20. Allah melihat upaya peserta yaitu 10-12 jam per hari untuk menghafal Kalam-Nya oleh karena itu jangan jadikan target 30 Juz sebagai beban melainkan selesaikan terlebih dahulu target durasi yang disediakan.
  21. Selalu bersyukur pada Allah bahwa hafalan Al-Qur’an ini adalah karunia dari Allah Subhanahu Wata’ala maka tidak akan merasakan kegagalan sekalipun target sebulan hanya tercapai misalnya 10 Juz, 15 Juz, 20 Juz maupun 29 juz. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah manakala pasca karantina semakin cinta dengan Al-Qur’an.
  22. Muraja’ah adalah proses pengulangan hafalan terus menerus seumur hidup dan ini adalah kewajiban terus menerus. Kewajiban artinya kita mendulang pahala yang hukumnya wajib sehingga semakin banyak mengulang semakin banyak pahala dan hafalan pun semakin Allah lancarkan dalam hati, pikiran dan lisan.Bahkan berpengaruh pada pemahaman dan perbuatan.
  23. Jika di karantina tahfidz setiap setoran 1 halaman maka saat di rumah minimal setiap kali setoran muraja’ah adalah 5 halaman/hari sehingga dalam waktu 6 bulan bisa khatam, setelah khatam barulah melancarkan per 10 halaman, per 20 halaman, per 2 juz, per 3 juz dan seterusnya sampai mutqin 30 Juz. Aamiin
  24. Jangan hanya mengejar kecepatan ketika menghafal Al-Qur’an melainkan kejarlah kenikmatan membacanya sehingga pengulangan hafalan tidak akan dirasakan sebagai beban namun nikmat yang luar biasa dan bonusnya adalah lancarnya hafalan setelah proses pengulangan terus menerus. Nikmati prosesnya dan dapatkan hasilnya. Aamiin

 

Renungkanlah baik-baik sebelum memutuskan untuk mendaftarkan diri di Executive Tahfizh Center Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *